CEKTKP.COM – Sepeda motor merupakan kendaraan yang praktis dengan mobilitas tinggi. Dengan ukurannya yang relatif kecil, motor dengan mudah dapat mencari jalan-jalan pintas ketika terjadi kemacetan. Saking portabelnya, bahkan beberapa pengendara bandel juga nekat menyerobot trotoarnya pejalan kaki. Dengan bantuan sesama pengendara, sepeda motor juga dapat dengan mudah diangkat ketika ketahuan menyerobot jalur busway.
Dibalik kemudahan bersepeda motor tersebut tentu saja ada beberapa kelemahannya, seperti polusi udara, dan tantangan cuaca seperti panas terik maupun hujan. Oleh karena itu, pengendara sepeda motor sebaiknya melengkapi segala sesuatu nya agar tetap dapat nyaman berkendara dalam berbagai cuaca, khussusnya ketika hujan. Berikut CEKTKP.COM merangkum beberapa tips berkendara sepeda motor ketika hujan.
1. Selalu pakai helm
Tidak bisa ditawar lagi, helm merupakan perlengkapan esensial bagi pengendara motor. Ya karena motor didesain tidak mempunyai kabin yang dapat melindungi pengendaranya. Tidak peduli apakah Anda memakai atribut organisasi masyarakat maupun menggunakan simbol keagamaan sekalipun, kalau mau berkendara sepeda motor, wajib pakai helm. Baik itu perjalanan jauh maupun dekat, tetaplah pakai helm.
Memilih helm juga tidak sembarangan, walaupun tidak harus mahal namun minimal harus standar nasional alias SNI yang kualitasnya sudah teruji. Pilih helm yang sesuai dengan ukuran kepala Anda agar nyaman dipakai. Penutup kaca pada helm juga sangat diperlukan untuk menghindari debu atau air ketika hujan.
2. Sedia jas hujan
Jas hujan atau mantel adalah satu-satunya alat yang paling efisien untuk melindungi pengendara motor dari curahan air hujan. Dengan selalu sedia jas hujan di bagasi motor, Anda tidak perlu lagi berdesak-desakan dibawah fly over ketika hujan.
Sebaiknya gunakan jas hujan dengan bahan yang baik dan kuat, tidak terlalu tebal tidak juga tipis. Jas hujan yang tebal akan mengganggu kenyamanan Anda bermotor karena akan terasa berat. Dari segi model, pilihlah jas hujan yang berbentuk baju dan celana. Jas hujan seperti ini lebih aman dan nyaman karena Anda tidak perlu terlalu was-was jas akan tersangkut di jari-jari atau terganggu dengan suara kelebatan seperti ketika menggunakan jas hujan tipe jubah.
Hal yang tidak kalah penting adalah, hanya gunakan jas hujan ketika hujan, kecuali Anda sedang bernyanyi.

Bukan jas hujan
3. Kurangi kecepatan
Jarak pandang berkurang, jalanan berlubang tidak kelihatan. Itulah alasan mengapa Anda harus mengurangi kecepatan ketika berkendara dalam keadaan hujan.
4. Nyalakan lampu
Menyalakan lampu ketika siang hari sepertinya bukan masalah lagi sejak Undang-undang lalulitas mengaturnya. Apalagi motor-motor keluaran baru sudah menyediakan fasilitas ini. Lampu tidak dapat dimatikan kecuali bola lampu putus atau Anda mematikan motor.
5. Perhatikan keadaan sekitar
Selain itu Anda juga harus berhati-hati ketika melewati jalanan dekat pepohonan karena ketika hujan disertai angin ada kemungkinan dahan pohon patah dan dapat menimpa pengendara. Oleh karena itu ketika hujan disertai angin kencang dan petir, sebaiknya Anda menunda perjalanan, cari warung kopi terdekat dan hangatkan badan.
6. Tetap waspada setelah hujan
Tetap waspada terhadap kendaraan lain yang mungkin saja mengebut, menyalip Anda sambil menyiramkan air kubangan ke tubuh Anda. Terutama pasca hujan dan keadaan jalan becek. Juga hindari mengendara dibelakang biker yang telah menjual spakbor belakang nya demi menambah cicilan motor, kecuali Anda ingin kecipratan rezeki hasil penjualan spakbor lumpur.


