Catatan personal dan jejak digital sejak 2006
Aku pertama daftar blog di tahun 2006, ada banyak macam-macam, seperti iblog, ngeblog di Friendster dan sebagainya. Tapi yang masih ada jejaknya dan sepertinya rajin aku isi adalah blog.com, dengan nama domain dasargo.blog.com (coz you n-ever know)
Sebenarnya aku pernah punya web juga sebelumnya, di Geocities (http://geocities.com/imissuaja) sejak tahun 2004. Isinya gallery foto-foto dan beberapa lirik lagu. Terbuat dari HTML murni hasil dari mempraktekkan buku yang aku pelajari. Karya Mico Pardosi. Walaupun itu web pertamaku, tapi aku membuatnya sedikit unik, karena tampilannya seperti desktop OS9-nya Apple. Teknologi yagn dipakai masih sangat jadul, yakni masih pakai <table> dan <frameset>. Sayangnya tidak ada jejaknya di Web Archive. Selain Geocities, di tahun 2004-2005 aku juga punya website di Tripod.com dan beberapa lainnya lupa alamatnya.
Nah, ketika masuk ke tahun 2007, aku mulai kerja di warnet, aku jadi banyak waktu untuk ngoprek internet. Akhirnya aku membuat blog yang di hosting sendiri di 110.mb.com yaitu http://imissu.110mb.com (Tell it or you lose it). Disinilah awal mula aku menginstal WordPress secara mandiri. Setelah aku lihat source di Web Archive, ternyata itu WordPress versi 2.1.2, dengan theme khas Kubrick, yang aku custom header dan footer-nya menggunakan gambar yang aku desain dengan Photoshop dan mengganti ciri khas warna biru menjadi warna orange.
Terlihat sederhana memang, tapi itu momen yang sangat berkesan bagiku, karena dari situlah timbul semangatku lagi untuk mempelajari bahasa pemgroraman PHP. Karena sebelumnya, dari tahun 2004 aku juga sudah belajar buku PHP terbitan ElexMedia, dan mempraktekannya secara lokal, untuk mengonlinekannya masih sulit menurutku. Karena studi kasus yang ada di buku itu pun tidak berhasil aku selesaikan karena ada error yang aku tidak mengerti. Aku jadi putus asa, dan meninggalkan buku itu begitu saja.
Nah setelah aku kenal WordPress di tahun 2007 itu, aku jadi semangat lagi karena ternyata dengan WordPress aku bisa dengan mudah membuat web dengan PHP, yang bisa menyimpan data secara dinamis dan bisa diupdate kapan saja kontennya. Walaupun secara tampilan aku tidak cukup puas dengan WordPress, karena menurutku terlalu simpel dan kurang profesional. Mungkin inilah yang mendasariku mempelajari WordPress lebih dalam, dan mengutak-atik templatenya, sampai sekarang.
Kemudian sekitar bulan September 2007, aku ngeblog pakai domain situskamu.com, di sini aku sudah lebih serius karena tidak pakai hosting gratisan lagi, dan sudah pakai domain sendiri.
Jaraknya cukup jauh ya dari bulan Maret ke September, ya memang periode itu aku banyak ngutak-atik forum, dari mulai forum gratisan hingga menginstall dan mempelajari phpBB sampai SMF. Hingga terbentuklah forum warnetforum.web.id yang kemudian berganti jadi warnetforum.com. Dan kelak warnetforum selama 10 tahun ke depan mejadi salah satu forum komunitas warnet yang cukup diperhitungkan di Indonesia. Forum ini menjadi tempat berkumpulnya para pengusaha warnet, para operator warnet, dan para pebisnis warnet.
Warnet forum itu menjadi momen pertama aku mempunyai domain komersil sendiri. Walaupun itu bukan pengalaman pertama aku membeli domain, karena di bulan September 2006 aku pernah membelikan domain dan hosting (sebenarnya aku yang menawarkan untuk membuat website ini dan akupun membuatkan website statis) untuk “studio foto, wedding dan desain” di tempat aku bekerja sebelumnya. You know what? Domainnya mahal banget waktu itu, ya iya lah, belinya di INDOGLOBAL.COM hahaha.
Aku lupa apakah websitenya jadi sampai online atau tidak, karena aku keburu resign dan pindah kerja lagi ke sebuah studio foto lainnya. Walaupun di sini tidak lama dan tidak sempat menawarkan untuk membuat website. Hahaha. Ya, aku resign setelah bekerja hanya beberapa bulan saja di sini, karena keburu mendapatkan tawaran kerja sebagai OP Warnet di ISTANANET, yang menurutku lebih menarik. wkkwkwk
Ya, kesempatan kerja di warnet tidak bisa aku abaikan begitu saja, mengingat aku lagi semangat-semangatnya dengan dunia online dan website kala itu. Walaupun kerja di studio foto juga merupakan kesenangan aku, karena aku suka desain dan fotografi. Aku banyak belajar dari situ, termasuk mengasah kemampuan desain dengan Photoshop dan juga video editing. Tapi itu semua masih kalah sama passsion aku dengan dunia online.
Di warnet IstanaNet ruangan VIP. Di tempat inilah aku ngotak atik web sambil ngaskus
Hosting pertama yang aku beli untuk web pribadi (warnetforum) adalah di MWN, pengalaman pertama yang mengesankan dan yang kelak banyak memberi pelajaran “berharga” bagiku. Layanan hosting dengan tagline terbaik nomor #1 di Indonesia itu di bulan pertama sudah memberikan sajian sangat sedap. Database corrupt dan tidak bisa di pulihkan. Layanan customer service nya sangat bagus sekali sehingga aku tidak bisa memindahkan domainku hingga sampai 7 tahun ke depan.
Didatangin teman Kaskuser regional Bali, namanya Ian, tapi marganya Lubis. Dia hobi ngoding juga, banyak ngajarin aku. Kemana-mana dia bawa laptop, bikin ngiri aja. Kalau aku PC pun tidak punya apalagi laptop. Hahaha
Karena kebutuhan traffic forum yang terus meningkat dan aku bakalan membuat banyak website, aku memutuskan untuk membeli hosting paket reseller di S9HOST.COM miliknya RUDY LO, orang Medan. Walaupun aku tidak kenal secara fisik tapi dia sangat baik dalam membantuk men-setup webku.
Karena itu paket reseller, aku jadi punya ide untuk bisa menjual kembali layanan hostingku ke orang lain. Maka terbelilah domain BLISSHOSTING.COM, ya aku juga membuat layanan webhosting. Meski kebanyakan dibeli oleh teman-teman dan client yang aku develop webnya.
Masih di tahun 2007, webku semakin banyak sekali dan forumku semakin ramai. Bahkan aku membuat forum baru lagi DESIGNKILLERS.COM (wadah diskusi desain grafis) dan juga INDOWEBMASTERS.COM (wadah diskusi web developer).
Hal ini tentu membutuhkan kapasitas hosting yang cukup besar, dan sayangnya hostingnya Rudy tidak bisa menampung itu. Soalnya ketika aku tanya VPS, dia bilang tidak ada.
Akhirnya aku memindahkan hostingku ke HOSTGATOR.COM walaupun shared hosting, bukan VPS, tapi kapasitasnya besar, dan harga perbulannya sekitar $35 USD. Cukup mahal memang. Tapi sangat mumpuni untuk menampung web-web aku dan web clientku sampai sekitar 6 tahun ke depan (2015). Sebelum akhirnya pindah ke VPS di DIGITALOCEAN sampai tahun 2025 (10 tahun). Dan akhirnya aku tidak menggunakan VPS lagi tapi menggunakan serverless CLOUDFLARE sampai sekarang.
Ya, walaupun tahun 2007 bukan pertama kali aku mengenal internet, tapi tahun itu yang sangat seru dan memorable bagiku, tapi juga sangat melelahkan. Sampai aku menulisnya di blog pada penghujung tahun itu. Waktu Itu Tahun 2007
Long story short, setelah malang melintang di dunia website, desain dan dunia warnet, aku ditawarin oleh temenku Chapunk untuk bekerja di perusahan Advertising dan Creative Agency DEALPRODUCTION di kota Medan.
Walaupun fokus kerjaanku di situ memegang kamera dan editing video (lagi). Tapi akhirnya perusahaan itu jadi clientku karena aku tawarin untuk membuat website (lagi), wkkwkw.
Sekitar 1 tahun disitu cukup melelahkan akhirnya aku kembali ke dunia online (lagi). Aku melamar kerja di berbagai perusahaan media di Medan sebagai web developer, dengan hanya mengandalkan ijazah SMA dan percaya diri yang berlebihan.
Dari 2 perusahaan yang menerimaku akhirnya aku memutuskan untuk memilih bergabung dengan SUMUTPOS, sebuah perusahaan media lokal anakan JAWAPOS grup. Tahun 2009-2014 aku bekerja di situ.
Ini aku buat pakai WordPress
Ini menjadi tantangan tersendiri bagiku, karena di tahun 2012 juga aku membuka usaha jasa pembuatan website PERDANAWEB bersama dua orang temanku. Aku sangat senang sekali karena bisa membuka usaha sendiri. Walau akhirnya sedikit kecewa karena kami langsung bubar setelah mendapat projek pertama. Wwkwkwkkw
Walaupun sedikti kecewa tapi aku tetap melanjutkan pekerjaanku sendiri, kerja di kantor sambil menjadi freelancer, karena samping makin banyak project dari berbagai agency website dengan sistem kerja remote. Selain itu juga aktif mencari recehan uang di berbagai platform online termasuk Google AdSense, parking domain dan juga aktif menjadi GAMER abal-abal di sekitar tahun 2013-2014. Kebayang kan bagaimana crowded nya hidupku saat itu. Wkkwkw. Tapi belum pernah aku buat tulisannya, nanti deh aku tulis kapan-kapan.
Ya begitulah, meski aku kerja di warnet dan banyak dapat ilmu di situ, dan mengelola warnetforum juga, tapi aku lebih tertarik dengan dunia websitenya. Aku sama sekali nggak belajar tentang jaringan komputer, billing, MikroTik dan sebagainya. Bahkan aku tau sedikit MikroTik itu baru-baru ini aja, itupun terpaksa karena untuk mengelola jaringan WiFi anak-anak kos. “Lah ini kan yang dulu dikutak-atik oleh temen teknisi di warnet dulu, kok aku merasa bego banget ya.” Begitu aku menggerutu ketika bingung melihat apa yang harus di setting di WinBox.
Walaupun kalau di tarik ke belakang, sekitar tahun 2004-2005 sebelum kerja di studio foto aku kerja jadi “tukang rakit komputer” dan teknisi di tempat jual komputer di Medan. Itu aku kerjakan sambil kuliah. Awalnya ditawarin teman katanya tetangga nya ada usaha fotokopi dan rental komputer, aku dapat tawaran kerja mengetik di situ, sekalian dikasih tempat tinggal. Lumayan banget kan untuk anak kos perantauan, bisa main komputer sepuasnya dan free tempat tinggal, dapat makan pula, dan digaji.
Di sinilah aku bekerja dulu, tapi di foto ini tempatnya sudah pindah sekitar 50 meter dari lokasi original dulu. Yang bikin aku bangga karena sampai sekarang logonya tetap pakai itu. Logo hitam-putih itu aku yang buat, pakai Microsoft Word wkwkkw
Lah kok malah ngelantur lagi, kirain tadi udah habis. Gapapa deh, yang jelas fun-fact nya: aku tidak pernah kuliah jurusan komputer, dan tidak punya komputer. Aku baru beli komputer bekas pertama itu sekitar tahun 2010. Setelah sebelumnya kena tipu teman karena mau beli laptop eh malah dilarikan uangnya. Padahal itu gajian pertama dari Google AdSense. Huuft.
Tentang Pemulihan Arsip Ini
Situs ini dipulihkan kembali dari snapshot Wayback Machine Internet Archive ke GitHub Pages (takien.github.io). Seluruh teks asli, gambar-gambar panduan tutorial, serta komentar dan diskusi dari pembaca dipreservasi secara statis tanpa ada fitur form komentar interaktif lagi, agar kenangan dan ilmu yang tertulis tetap abadi dan dapat dibaca oleh siapa saja.
Yang mau komen-komen di sini aja.