Setelah sukses dengan Steam Family Sharing beberapa waktu lalu, Steam kini meluncurkan fitur baru yang tidak kalah menarik yakni In-Home Streaming. Dengan Steam Family Sharing Anda dapat berbagi game bersama keluarga di komputer yang berbeda. Artinya, jika Anda sudah membeli sebuah game, maka adik atau saudara Anda dapat ikut memainkannya dengan akun masing-masing, atas izin Anda tentu saja. Sementara itu Steam In-Home Streaming adalah dimana Anda dapat menginstal game di satu komputer, kemudian Anda dapat memainkannya di komputer lain, bahkan dengan sistem operasi yang berbeda, sperti Mac OS X, Linux, maupun SteamOS.
Dengan In-Home Streaming Anda dapat memainkan game PC anda di laptop, netbook, atau HTPC (home theater PC) yang ada di ruang tamu, meskipun komputer ‘client’ tersebut memiliki spesifikasi yang rendah.

Steam In-home Streaming
Rekomendasi Sistem
Hardware:
Rekomendasi komputer untuk dijadikan host adalah komputer dengan minimal CPU quad-core. Sementara untuk klien, spesifikasi minimumnya jauh lebih rendah, yang penting harus mempunyai GPU yang mendukung hardware accelerated H264 decoding. Kebanyakan laptop terbaru sudah mendukung ini.
Jaringan:
Jaringan berkabel tetap direkomendasikan, walaupun beberapa orang telah sukses mencoba dengan jaringan wireless.
Game Settings:
Untuk meningkatkan performa gaming, Anda dapat mengubah setelah di game setting dengan menurunkan resolusi dan mematikan vertical sync.
Steam Settings:
Pada setingan In-Home Streaming Anda dapat merubah beberapa setting seperti kecepatan vs kualitas, membatasi bandwidth jaringan, atau menentukan resolusi.
Cara melakukan streaming
- Masuk ke akun Steam di PC berbasis Windows Anda.
- Masuk ke akun Steam di komputer lain di jaringan yang sama.
- Buka Steam library untuk memulai streaming.
Keterbatasan
- Untuk saat ini, baru sistem operasi Windows yang dapat dijadikan sebagai host. SteamOS, Linux, Mac OS X akan tersedia di waktu dekat.
Untuk informasi lebih lanjut : https://support.steampowered.com/kb_article.php?ref=3629-RIAV-1617