Dalam kehidupan sehari-hari adakalanya kita harus mengkritik seorang teman atau rekan kerja. Atau barangkali Anda adalah orang yang sangat kritis, jadi setiap perbuatan orang pasti Anda kritik.
Kritik tidaklah salah, bahkan seseorang akan berkembang ke arah lebih baik dengan adanya kritik dari orang lain. Tanpa kritik, orang akan merasa paling benar, walaupun sebenarnya salah.
Namun, dalam menyampaikan kritik juga ada aturannya, sehingga tepat sasaran dan tidak menimbulkan masalah baru atau perdebatan.
Berikut ini adalah beberapa tips ketika Anda mengkritik teman Anda atau bahkan bawahan Anda.
1. Puji dulu, baru dikritik
Tidak dapat dipungkiri, setiap orang butuh pujian. Bahkan, ketika seseorang mengajukan hasil karyanya kepada Anda untuk dikritik, dalam hati kecilnya dia berharap bahwa hasil kerjanya tersebut Anda puji, karena dia merasa telah melakukan yang terbaik. Dengan dipuji, dia akan merasa senang. Nah, ketika dia sudah senang, disitu Anda sampaikan kritik, tentu saja dengan bahasa yang baik.
2. Berikan solusi
Mengkritik tanpa memberikan solusi sama saja bohong, berarti Anda hanya menyalahkan. Oleh karena itu, ketika Anda mengkritik, juga berikan solusi.
3. Bahasa yang baik
Sampaikanlah kritik dengan bahasa yang lembut dan baik sehingga tidak menyakiti hati orang yang dikritik. Ini dapat disiasati dengan diskusi maupun pertanyaan, misalnya. “Coba kamu lihat lagi, kalau ini ditempatkan di sini, pasti akan terlihat lebih harmoni”.
4. Momen yang tepat
Momen atau waktu dalam mengkritik juga harus diperhatikan. Jika Anda mengkritik seseorang di keramaian, mungkin akan membuat orang terebut malu. Jadi sebaiknya hindari.
5. Beri kesempatan
Beri kesempatan kepada target kritik untuk memperbaiki, atau mengevaluasi hasil kerjanya. Jangan sekali-kali Anda mengatakan. “Ahh… kamu tidak becus di sini, lebih baik kamu kerjakan yang lain saja.”
Demikianlah beberapa tips dalam mengkritik. Jadikan kritik sebagai sesuatu yang menyemangati, bukan sesuatu yang mematikan semangat, meninggalkan dendam dan perselisihan. Tapi ingat, selain jago mengkritik, Anda harus juga siap untuk dikritik lho.
