Siapa sih yang tidak kenal DeviantArt.com? Website ini sejak lama menjadi tempat kumpulnya para desainer di seluruh dunia untuk menunjukkan karya-karyanya. DeviantArt termasuk website tua yang terus bertahan hingga sekarang. Sejak pertama diluncurkan 7 August 2000 oleh Scott Jarkoff, Matthew Stephens dan Angelo Sotira, DeviantArt terus berkembang menjadi website komunitas yang cukup besar.
Beberapa hari yang lalu, DeviantArt mengumumkan logo baru, menggantikan logo yang lama yang telah dipakai sejak 2010.
“Perubahan bukanlah sesuatu yang kita anggap enteng, karena mempengaruhi identitas kita bersama.” kata Angelo, CEO DeviantArt. “Itu penting bagi kita untuk menentukan siapa kita dan apa yang kita perbuat pada kami sebelum kami mengubah apa-apa. Kita semua memiliki pemahaman masing-masing akan makna logo tersebut, tapi proses semua itu di atas kertas memakan waktu hampir satu tahun.”
Menurut penulis, logo baru deviantArt ini cukup ‘berani’. Desainer logo tersebut yang ternyata adalah sebuah agency desain yaitu MovingBrands (http://www.movingbrands.com/work/deviantart), telah membuat sesuatu yang berbeda dengan memainkan potongan huruf dan menyisakan sedikit saja huruf d dan A.
Video promosi pergantian logo DeviantArt.
Efek Deviasi
Sebenarnya logo deviantArt ini cukup bagus kok, setidaknya menurut penulis, apalagi dengan memainkan efek garis miring (deviasi), ini sangat mencerminkan deviantArt. Deviasi mencerminkan ketidak-normalan, artinya desain itu penuh dengan kebebasan.
Selain itu, efek miring ini juga cukup populer. Desain web resmi klub sepak bola Arsenal (http://arsenal.com) juga menggunakan efek ini. Penulis sendiri juga pernah membuat logo dengan efek deviasi ini ketika membuat logo CEKTKP.COM ( promosi :p )
Kontroversi
Yup, logo yang lumayan kreatif dan out of the box. Namun banyak kalangan yang menganggap bahwa logo ini terlalu over ‘nyeleneh’. Nsio, seorang member deviantArt menyebutkan bahwa otaknya seperti dipaksa untuk memahami bahwa itu adalah huruf d dan A, sementara secara visual yang terlihat adalah potongan huruf A dan huruf A terbalik. Nah loh.
Dan lebih parahnya lagi, ada yang menyebutkan bahwa logo deviantArt yang baru ini terlalu mirip dengan logo dari sebuah website penyedia jasa webdesain dari Rusia, yakni http://platzkart.ru/
Sebenarnya akan selalu ada pro dan kontra terhadap apapun di dunia ini, termasuk perubahan logo. Masih ingatkah kontroversi atas penggantian logo PayPal beberapa waktu lalu?
Dan yang masih ‘anget’, pergantian logo Jogja juga mendapatkan kritikan dari berbagai kalangan. Logo yang dibuat oleh MarkPlus Inc pimpinan pakar Ekonomi Hermawan Kertajaya ini sempat menghebohkan dunia ‘perlogoan’ Indonesia. Alasannya simple; karena terbaca TOGUA. Semoga saja tidak diplesetkan menjadi To, Gua, End. 😊 Dan semoga saja kritikannya bukan karena alasan; Kenapa bukan gue yang dapat projeknya?…. LOL
Berikut ini adalah beberapa tanggapan kontroversial atas perubahan logo DeviantArt.
- The DA logo concept on yt, why not this one?
- Concept : New Deviantart hybrid logo
- A Case Study of deviantArt’s 2014 Rebrand
- If I Could Do Anything To deviantART’s New Logo
- What our voices mean in this community.
- New DeviantART logo – Why it doesn’t work and how to fix it by Nsio
Apapun itu, desainer selalu punya alasan tersendiri di balik logo yang dibuatnya. Dan selalu punya jurus ‘ngeles’ bila saja ada yang memprotes karyanya. Baik itu alasan filosofi maupun alasan ‘permintaan client’. Bahkan ada yang bilang bahwa, semakin kontroversi berarti semakin sukses. :3
Nah, bagaimana pendapat Anda tentang logo deviantArt tersebut? Bagus dan jelek adalah relatif, namun jika Anda pengguna deviantArt dan merindukan logo dA yang lama, ada sebuah solusi praktis. Downloadlah Add-on Firefox deviantART logo Fix di https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/deviantart-logo-fix 😊