Beberapa minggu lalu saya membeli UPS ICA dengan tipe ST-1023B. UPS ini berkapasitas 2000VA dengan tiga baterai masing-masing 12V / 7 Ah dengan berat sekitar 20 kilogram.
Paket penjualan:
- 1 unit UPS
- 1 buah kabel power
- 1 buah kabel USB untuk menghubungkan dengan komputer.
- 1 buah CD software berisi software UPSilon 2000 untuk memonitor kinerja UPS melalui komputer.
- 1 buah buku garansi
- 1 buah buku petunjuk/manual
![]() UPS ICA 1023B |
![]() CD Software UPSilon 2000 |
Spesifikasi:
Spesifikasi ini saya ambil dari website http://www.icaups.co.id
| Description | UPS ST1023B |
| Capacity | 2000 VA / 1000 W |
| AC Voltage | 160 – 250 V |
| AC Frequency | 50 ± 3 Hz |
| AC Protection | 10 A |
| DC Voltage | 36 V |
| DC INT Battery | 3 x 12 V, 7 Ah |
| DC Protection | FUSE |
| CHG Topology | CONSTANT VOLTAGE |
| CHG Floating Voltage | 40.8 V |
| INV Wave Form | SINEWAVE |
| INV Distorsion | < 3% THD |
| INV Topology | PULSE WIDTH MODULATION (PWM) |
| INV Voltage | 220 ± 5% V |
| INV Frequency | 50 ± 1% Hz |
| INV Efficiency | ± 80% |
| Transfer Time | <4 ms |
| Back Up Timel | 10 min |
| BZR AC Input Low / Fail | INTERMITTENT SOUND WITH 4 SECONDS INTERVAL |
| BZR AC Input High | INTERMITTENT SOUND WITH 1 SECONDS INTERVAL |
| BZR Battery Low | INTERMITTENT SOUND WITH 1 SECONDS INTERVAL |
| Opera Temp | 0 – 40 °C |
| Dimension(DxWxH) | 505 x 140 x 200 mm |
| Weight | 17.3 Kg |
Pemasangan:
Pemasangan UPS ini cukup mudah, ketika saya membuka dari kotaknya, kemudian saya colokkan kabel power ke colokan listrik dan menghubungkan kabel power dari UPS ke CPU, dan satunya lagi ke monitor. UPS ini dilengkapi dengan 2 colokan output di belakang nya.
Instalasi Software:
Instalasi software UPSilon 2000 juga cukup mudah, tinggal masukkan CD ke CD ROM atau DVD ROM kemudian, buka setup.exe dan ikuti petunjuk nya sampai selesai.
Setelah terinstal, colokkan kabel USB dari UPS ke komputer. Masuk ke menu settings di software tersebut, pada bagian Communication Type pilih Mega (USB), kemudian klik OK.

UPSilon 2000, software UPS yang disertakan dalam penjualan UPS ICA
Jika berhasil terkoneksi, maka tampilan akan terlihat sebagai berikut. Disitu tertera berbagai informasi tentang UPS yang sedang dipakai, merek, tipe, status baterai dan sebagainya.

UPSilon 2000, software UPS yang disertakan dalam penjualan UPS ICA
Hasil Test
Setelah membeli UPS, baru beberapa hari ini terjadi pemadaman listrik lagi di kota Medan, jadi baru kemarin saya menguji UPS ini. Sengaja saya mengetes ketika benar-benar terjadi matilampu, bukan sengaja dimatikan 😀
Hasil test nya adalah, UPS ini mampu menyuplai daya ke komputer saya selama 1 jam lebih 2 menit. Ketika PLN mati saya menggunakan komputer untuk browsing internet dan membuka beberapa aplikasi yang tidak terlalu berat. Setelah satu jam, indikator baterai UPS terlihat 30%, dan aplikasi komputer menutup sendiri dan komputer otomatis shutdown.
Untuk spesifikasi komputer yang saya pakai, adalah sebagai berikut:
| Processor | i5 3570K |
| Motherboard | Asus P8H61M LX |
| CPU Cooler | Thermaltake DuOrb |
| Power Supply | Thermaltake Litepower 600W |
| Graphic Card | Sapphire Radeon HD 6870 |
| Monitor | LG LED E2260V-PN, 22 inch |
| HardDisk 1 | WDC Blue 500GB |
| HardDisk 2 | Seagate 500GB |
| RAM | 2 keping Kingston masing-masing 2GB |
| Fan Case | 3 buah case fan 120 mm |
Kesimpulan
Kelebihan:
- Sinyal gelombang output Sinewave, sehingga tidak merusak Power Supply komputer.
- Kapasitas besar, 2000VA, dapat menyuplai daya lebih lama.
- Dilengkapi konektor USB dan tersedia software untuk monitoring baterai maupun untuk autosave/autoshutdown ketika baterai mencapai level tertentu.
Kekurangan:
- Harganya relatif mahal
- Bunyi beep yang sangat berisik ketika UPS sedang menggunakan baterai.

