Tutorial #1 - WP_Query
Apa WP_Query itu?
WP Query adalah, apapun itu yang penting gunanya untuk berinteraksi dengan database di WordPress, khususnya untuk membaca table wp_posts.
Sekali lagi ini untuk membaca, bukan untuk menulis atau mengedit.
Jenis WP_Query:
1. Main query
2. Custom query
1. Main Query
Main query atau query utama adalah query standard untuk menampilkan post/page/archive, dsb.
Query ini menerima default parameter, biasanya dari URL yang sedang diakses.
misalnya kita buka single post. index.php?p=100, berarti parameternya adalah post dengan ID 100.
Mana contohnya? Contohnya yaitu The loop berikut ini.
while ( have_posts() ) : the_post();?>
Kode itu biasanya ada di setiap template. Itu dapat digunakan secara universal, tergantung URL nya, apakah itu home, arcive, single, page atau search.
2. Custom Query
Hampir sama dengan Main Query, cuma bedanya kalau custom kita bisa memberi parameter sendiri, tidak tergantung URL yang sedang diakses.
Misalnya akan menampilkan post dengan ID xxx, sejumlah x, di sidebar atau di home,dsb.
Caranya? Kita sedikit modifikasi main query diatas.
$param = Array(
'posts_per_page' => 10,
'post_type' => 'post'
);
$query = new WP_Query ($param);
while ( $query->have_posts() ) : $query->the_post();?>
Kode diatas akan menampilkan 10 post, dimanapun dia berada.
Diatas terlihat variable $param yagn berisi Array, nah disitu bisa apa aja param nya, tergantung data yang mau ditampilkan.
Parameter nya ada banyak, selengkapnya lihat di http://codex.wordpress.org/Class_Reference/WP_Query#Parameters
Custom WP_Query ini sangat berguna ketika:
1. Ingin menampilkan list post di mana aja dengan parameter tertentu
2. Menampilkan slideshow/carousel atau attachment
3. dll
Komentar (12)
Arsip Statis